Berita Sepakbola Indonesia

source gambar : bolanusantara.com

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga populer di dunia yang banyak disukai orang. Baik itu anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.

Bagi kamu pecinta sepakbola Indonesia, dalam berita sepakbola Indonesia kali ini akan coba memberikan sejumlah informasi sepakbola sebagai berikut ini :

  1. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Melirik Emil Audero

Status Emil Audero sebagai penjaga gawang utama Sampdoria dicabut oleh pelatih Marco Giampaolo. Sang pelatih merasa kecewa dengan performa Emil yang kebobolan 37 gol dari 20 partai Serie A 2021/2022.

Kini Emil Audero kehilangan posisi sebagai pemain inti di Sampdoria. Ia bukan lagi penjaga gawang prioritas Sampdoria dalam enam laga terakhir Serie A.

Pada awalnya, Emil hanya sekali absen dalam 21 laga tim berjuluk I Blucerchiati di Liga Italia. Namun pada pekan ke-22 dan ke-23, Emil harus menepi akibat mengalami cedera, sehingga ia pun turun pangkat menjadi penjaga gawang pelapis.

Posisi penjaga gawang utama di Sampdoria kini dipegang oleh Wladimiro Falcone. Ia menjadi penjaga gawang utama Sampdoria dalam sembilan dari sepuluh laga terakhir di Serie A.

Ditaksir Shin Tae-yong

Kondisi Emil Audero yang tidak menguntungkan ini tidak menyurutkan ketertarikan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong untuk menjadi pemain naturalisasi.

Dalam hal ini, PSSI melalui agen yang diutusnya menjadwalkan pertemuan dengan Emil Audero dan manajernya pada Rabu (3/3/2022) untuk membahas kemungkinan bergabung dengan Timnas Indonesia.

“Sebenarnya, agen saya sama manajer Audero itu teman baik. Yang menyodorkan nama Audero itu Shin Tae-yong. Mungkin dia melihat kualitasnya,” kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, Selasa (1/3/2022).

“Saya sempat bilang ke agen saya bahwa ayahnya Audero tidak mau. Kata agen saya, ini profesional dan tidak perlu dengarkan ocehan orang tua. Saya bilang ke si agen, ‘coach’ saya mau nih, bisa nggak kamu godain si Audero?” Dia bilang kasih dia waktu,” ungkapnya.

  1. Alasan Sudirman Usai Persija Ditaklukan Persib

Dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 bertajuk ‘el clasico’ Persija Jakarta dibabat Persib dengan skor 0-2 tanpa balas.

Dua gol Maung Bandung ke gawang Macan Kemayoran dicetak oleh David da Silva pada menit ke-15 dan ke-84.

Gol pertama Persib Bandung terjadi ketika gelandang Macan Kemayoran, Ichsan Kurniawan, terjatuh akibat kehilangan keseimbangan saat menjaga David da Silva di kotak penalti sehingga da Silva dengan mudah menceploskan bola ke gawang Persija hasil dari tendangan penjuru Marc Klok.

Sedangkan gol kedua, berawal dari kesalahan penjaga gawang Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. Dimana, penjaga gawang berusia 30 tahun ini salah mengantisipasi datangnya bola sehingga bola jatuh ke kaki Da Silva dan mengkonversikannya menjadi gol.

Pelatih Persija, Sudirman mengungkapkan bahwa kekalahan yang diperoleh tim asuhannya itu disebabkan kesalahan fatal di kotak penalti.

Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya Persija sudah bermain dengan baik, namun belum cukup untuk mengimbangi permainan cepat Maung Bandung.

Sudirman mengaku banyak mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Dia merasa para pemain Macan Kemayoran seharusnya tidak melakukan kesalahan sekecil apapun di kotak penalti. Ketika menghadapi Maung Bandung, sebenarnya Persija juga memberikan perlawanan, namun sering gagal menjadi peluang.

“Tentunya, ini menjadi pelajaran bagi kami, terutama pemain,” imbuh Sudirman.

“Bahwa dalam sepak bola, tidak boleh berbuat kesalahan apalagi di depan gawang karena satu kesalahan adalah satu gol buat lawan. Itu yang akan kami benahi,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *