Menentukan Sepeda Jelajah

Sebagai starting point utk menentukan sepeda jelajah mampu dibaca di http://www.bicycle-touring-guide.com/touring-bicycle/

Saya sendiri gunakan Koga Miyata Randonneur (Men). http://www.koga.com/koga/#4

Saya menentukan K-M lantaran sepeda jelajah ini sudah lengkap berdasarkan pabriknya ad interim yang lain cenderung custom fit aksesorisnya. Custom fit mungkin lebih bagus hasilnya jikalau kita dekat menggunakan toko sepeda jelajah seperti anda yg pada Qatar & seringkali bolak kembali ke London.

Salah satu yg terpenting menurut memilih sepeda jelajah adalah ukuran frame yg sinkron dengan postur tubuh kita. Soalnya kita mengayuh sepeda 8 – 10 jam sehari jadi bila frame size nggak pas dijamin badan pegal2 & cepat lelah. Kaki mudah kram, lengan jadi kaku dan brutu panas.

Menentukan berukuran frame yang sesuai mampu dilihat pada http://www.ebicycles.com/article/what-size-bicycle-do-i-need.html

Sebagai gambaran, saya dengan tinggi 180cm menggunakan frame size 57″. Saya kira anda nggak jauh beda dengan saya tapi jangan gegabah, lebih baik pakai Bicycle Size Calculator yang terdapat pada website itu, atau komunikasi dulu menggunakan toko sepedanya. Frame size 57″ itu standar rata2 orang Eropa jadi biasanya ready stock.

Satu2nya part yg gw ganti dari sepeda K-M aku merupakan sadel. Saya ganti menggunakan sadel kulit Brooks yang legendaris, ini protesis Inggris niscaya banyak di London. http://www.brooksengland.com/catalogue-and-shop/saddles/touring+&+trekking/

Sadel yang terlalu lentur & terdapat pegasnya memang menciptakan kayuhan kurang efisien, kurang pas untuk yang bahagia bersepeda kencang2. Tapi jalan di Indonesia masih poly yg kurang mulus, pantat saya tepos dan gw bersepedanya nggak kencang2 amat.

YPS on iPad_________________________________________________________

Tambahan info. Sebelum beli Koga Miyata, aku sempat ngiler sama sepeda jelajah protesis Jerman, Riesse Mueller Intercontinental Extreme. Bedanya menggunakan K-M, R-M IE ini full suspension depan belakang, terus remnya sudah disc brake. Canggih banget. Pasti lebih mahal berdasarkan K-M Randonneur.

http://bicycletouringpro.com/blog/touringbicycles/riese-and-muller-intercontinental/intercontinental-black/

Belakangan gw lihat terdapat lagi yang lebih canggih, ada tambahan Power Plug USB yg penting sekali buat power supply ke GPS. Saya terpaksa bawa spare battery utk GPS Garmin Zumo 660 aku, soalnya battery GPS hanya tahan 3 – 4 jam. Mereknya Tout Terrain Panamericana, buatan Jerman jua.

http://www.en.tout-terrain.de/bicycles/panamericana/

Kalau saya harus beli sepeda jelajah kinimungkin gw akan pilih T-T Panamericana. Yang jelas harganya mungkin nggak cocok buat pensiunan seperti aku.

YPS on iPad__________________________________________________

On 30 Mei 2012, at 03:08, Harlion Bahar wrote:

Nyimak email pada Permata kemarin, bagusnya e-mail jalur langsung aja,tertarik dengan sepeda jelajah yang handal buat dibawa ke Indonesia bagusnya sepeda merek apa?

Ingin juga cari-cari sepeda jelajah pada UK. Tolong ya kasih memahami beberapa merek sepeda jelajah. Trims.

Tahun lalu gw sudah beli 2 sepeda lipat pada UK merek Brompton buat digunakan di Jakarta pas lagi perlop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *