Pilih Sepeda: Antara Dengkul & Dompet – Netfit.id

Sepeda terbaikmu merupakan sepeda yg kamu miliki. Bukan sepedanya, tetapi lebih krusial sepedaannya. Bukan seberapa canggih & mahal sepedamu, namun seberapa tak jarang menggunakannya.

Kalimat-kalimat di atas sering diungkapkan sang para pesepeda. Memilih sepeda memang bukan problem gampang. Selain soal isi kantong, tetapi pula seberapa cocok sepeda itu buat kita. apabila dituruti, dan terdapat uang, tempat tinggalmampu penuh sang sepeda. Setiap medan tidak sinkron, terdapat sepeda tidak selaras juga.

Sejumlah tips mengenai bagaimana membeli dan memilih sepeda gunung (MTB) yg cocok mampu tanya ke Om Gugel atau ke rekan-rekan pesepeda. Di sini Veloni, tidak memberi tips soal jenis sepeda yang cocok yang bagaimana ya. Tetapi tips bagaimana membeli sepeda yg nyaman di dengkul dan cocok pada saku.

Intinya, bagaimana kita membeli sepeda dengan cerdas, irit & jangan hingga menyesal.Tentukan anggaranJika ada uang & dituruti, tidak terdapat batas untuk menghabiskan uang guna membeli sepeda gunung. Kisarannya sanggup berdasarkan beberapa juta saja hingga puluhan juta rupiah. Tentukanlah berapa uang yang Anda anggarkan buat membeli sepeda. Dengan demikian, Anda akan memilih sepeda-sepeda gunung dengan kisaran anggaran yg ada. Jangan lupa pilih toko sepeda yang terkenal menaruh harga miring. Rekomendasi beberapa rekan bisa sebagai patokan toko sepeda mana yg dimaksud. Jangan termakan rayuan si penjual yang merayu Anda dengan kata-kata, “Sepeda ini lebih rupawan, ini parts kelas dunia” dan sebagainya.Gaya bersepedaSebenernya gaya sepeda Anda itu seperti apa sih. Terus, sepedaan yg bagaimana yg Anda inginkan? Beragam sepeda gunung didesain untuk aneka macam gaya &  medan. Apakah  Anda menyukai sepeda lintas alam (croos country) yang biasa-biasa saja, sukabalapan, sukatrek kayak Jalur Pipa Gas, Taman Kota dua, Cihuni atau Jalur Jati Asih contohnya. Pastikan sepeda yang Anda cari adalah sepeda yg memenuhi kebutuhan Anda. Jangan termakan rayuan penjual sepeda, ya. Ada penjual yang dari laris menjual sepeda, ada yg baik hati memberi saran sepeda apa yg kita inginkan.Fulsus atau HT? – Kenyamanan vs EfisiensiMemilih sepeda full suspension (fulsus) atau hard tail (HT) selalu jadi bahan obrolan menarik. Di kalangan pesepeda kita, sepeda fulsus acapkali diejek sepeda buat orang tua lantaran kenyamanannya. Namun sepeda gunung HT – tanpa suspensi belakang—yg lebih ringan disebut-sebut lebih efisien waktu digowes melintasi medan. Sepeda fulsus jua dianggap lebih nyaman dengan kontrol yg lebih baik. Nah balikAnda tentukan sepeda fulsus atau HT yg akan Anda pilih, itu semua tergantung dari dompet Anda, gaya bersepeda dan nanti medan lintasan bersepeda yg lebih seringkali Anda hajar.Komponen, part atau grupsetEnggak mudah membandingkan part atau komponen sepeda gunung mana yang terbaik. Semua mempunyai kelebihannya. Belum lagi kombinasi antar-parts yg seabreg banyaknya. Cara terbaik adalah, pilihkan sejumlah komponen atau part yg paling krusial buat sepeda Anda. Jangan lupa, kedalaman kantong Anda jua ikut memilih pada pemilihan parts sepeda ini. Sejumlah pesepeda umumnya memulai dengan memilih komponen-komponen berkecimpung seperti rim, hub, atau RD (rear derailleur) lalu fork. Jangan pikir dengan membeli groupset canggih Anda sudah sebagai atlet sepeda yg andal. Salah-salah , Anda akan jadi bahan tertawaan, karena kecanggihan sepeda Anda tidak sebanding dengan kemampuan bersepeda Anda… he he…Diskon, bonusDi Indonesia memang sporadis banget ada toko sepeda yg obral. Namun sekali waktu terdapat pula yg memberikan bonus terutama buat asesoris atau part. Di kalangan pesepeda Jakarta & sekitarnya, ada sejumlah toko yg dikenal murah. Namun ada juga toko sepeda yg ramai dikunjungi padahal harga-harga barangnya lebih mahal. Pengunjung toko sepeda semacam ini umumnya para newbie atau mereka yg uangnya sudah nir berseri he he.. Jadilah pembeli yang cerdas. Jangan risau apabila sepeda yang Anda bisa jangkau sepeda keluaran tahun yg lewat, yang penting cocok & sesuai dengan kebutuhan kita. Bener enggak?Test Ride, Baca ReviewJangan buru-buru membeli sepeda. Lebih baik mencoba beberapa sepeda (test ride), bisa pinjam punya sahabat. Sesuaikan dengan sepeda yang Anda butuhkan menggunakan aturan yang Anda miliki. Lebih poly sepeda MTB yg Anda coba, lebih baik & lebih memahami sepeda apa yang Anda butuhkan. Perhatikan size (berukuran) frame sepeda yang cocok menggunakan postur badan Anda. Jangan lupa membaca review atau tinjauan produk sepeda yang poly bertaburan pada internet atau aneka macam majalah. Hati-hati lo, ada pula review sepeda pada majalah sepeda lebih mirip iklan atau advertorial dari pada output uji sebuah sepeda.

Begitu saja, selamat memilih sepeda yg cocok pada kaki & cocok di kantong…

(togpart.com/terjemahan bebas)About Author

Lebih dikenal menggunakan panggilan Abah USH, Agus Hermawan (++ Follow Me at Instagram – @abah_ush) yang lamasebagai jurnalis Kompas (1989-2019) merupakan seorang penggiat luar ruang. Kesukannya mendaki gunung semenjak belia, berakibat olah tubuh menjadi kebutuhannya. Bersepeda dan lari sebagai pilihan kesenangannya mengisi hari. Sejumlah maraton telah diselesaikannya, termasuk world majors marathon (WMM) Tokyo Marathon, Berlin Marathon dan Chicago Marathon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *